Karakteristik Feses Berdasarkan Warna Feses

0
34

ePerawat.com Kali ini kita akan membahas tentang karakteristik feses berdasarkan warna. Seperti yang kita ketahui, feses pada manusia kadang warnanya bisa berbeda – beda . Mengapa bisa demikian?

Karakteristik Feses Berdasarkan Warna Feses

Warna feses dapat berbeda – beda, mulai coklat, hijau, merah, kuning dan liannya. Pada keadaan normal, feses akan berjalan melewati usus dan tercampur dengan bilirubin sehingga berwarna coklat. Warna kecoklatan adalah warna feses normal pada manusia, sedangkan pada bayi berwarna kuning. Perubahan warna feses dapat disebabkan kondisi penyakit, minuman, makanan dan obat yang dikonsumsi.

  1. Feses Hitam

Feses hitam seperti tampakan warna kopi hitam menandakan adanya perdarahan pada saluran cerna atas. Darah yang sudah tua, turun ke saluran pencernaan bawah dan akan menghitamkan feses. Penggunaaan suplemen zat besi, bismut yang berlebihan, dapat memicu feses berdarah berwarna hitam. Jika warna feses hitam terjadi berturut – turut atau lebih dari 2-3 minggu harus diperiksakan ke dokter karena berpotensi berasal dari penyakit tertentu.

  1. Feses Hijau

Feses berwarna hijau, mengindikasikan bahwa feses bergerak sangat cepat melalui saluran pencernaan dan kelebihan empedu dibandingkan bilirubin. Feses yang hijau menandakan adanya pengaruh empedu. Empedu warnanya kuning kehijauan. Memakan makanan hijau saat diare dapat menyebabkan feses berwarna hijau pula. Karena, jika pencernaan dalam usus sangat cepat, maka feses tidak sempat tercampur dengan bilirubin sehingga warnanya hijau (seperti asupan makanan tersebut).

  1. Feses Putih dan pucat seperti tanah liat

Feses putih – pucat mengindikasikan bahwa kekurangan cairan empedu. Biasanya terdapat gangguan hepar dan empedu atau keduanya. Mengkonsumsi obat – obatan seperti antidiare, dan bismut dapat memicu feses berwarna putih pucat.

  1. Feses Merah Cerah

Feses berwarna merah adalah salah satu tanda serius yang harus diperhatikan. Ini dapat mengindikasikan adanya perdarahan saluran cerna. Jika darahnya kecil atau sedikit, maka penyebabnya adalah gangguan eliminasi fekal “hemoroid”. Jika ada darah banyak, maka kemungkinan perdarahan pada saluran cerna bawah. Feses dapat memerah setelah makan dan minum, seperti warna beri, tomat dan gelatin. Jika feses merah berturut – turut atau setidaknya terjadi lebih dari 2-3 minggu harus diperiksakan ke dokter karena berpotensi berasal dari penyakit tertentu.

  1. Feses Orange

Feses yang berwarna orange biasanya disebabkan oleh konsumsi beta karoten. Beta karoten banyak dijumpai pada sayuran, buah dan gandum. Makanan yang mengandung beta karoten juga terdapat pada wortel, dan ubi. Terblokadenya empedu dapat memicu feses berubah menjadi warna orange. Mengkonsumsi obat – obatan seperti antibiotik rifampin, dan antasida (yang terkandung alumunium hidroksida) dapat memicu feses berwarna orange.

  1. Feses Kuning

Feses berwarna kuning, menandakan bahwa adanya banyak lemak. Dapat juga disebabkan oleh penyakit yang mana saat tubuh gagal mengabsorbsi nutrisi dengan baik seperti penyakit celiak. Khusus pada bayi, feses berwarna kuning adalah hal yang normal.

Baca juga  Karakteristik Feses Secara Umum

Seperti itulah pembahasan seputar karakteristik feses berdasarkan warna. Jika ada yang perlu di tanyakan bisa meninggalkan pertanyaan pada kolom komentar di bawah ini. Cukup sekian, nantikan artikel seputar kesehatan lainnya hanya di ePerawat.com.

Sumber:

Kurniadi, Deby. 2018. Karakteristik Feses Berdasarkan Warna Feses. Kudus: ePerawat.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here