Konsep Berubah Menurut Kurt Lewin (1951)

0
148

ePerawat.com Kali ini kita akan membahas seputar konsep berubah menurut Kurt Lewin. Dalam teorinya, Kurt Lewin mengelompokkan tahap – tahap dalam proses berubah menjadi kedalam tiga tahapan yang akan kita bahas di bawah ini:

Konsep Berubah Menurut Kurt Lewin

Perubahan adalah suatu proses penyadaran tentang perlunya atau adanya  kebutuhan untuk berubah. Tuntutan kebutuhan yang semakin meningkat menyebabkan perawat harus berubah secara terencana dan terkendali. Salah satu teori perubahan yang dikenal sebagai teori lapangan (field theory) dengan analisis kekuatan medan (force field analysis) dari Kurt Lewin (1951), dalam Nursalam (2015), menjelaskan bahwa ada dua kekuatan dalam proses berubah yaitu: kekuatan pendorong untuk berubah (driving forces) dan kekuatan penghambat terjadinya perubahan (restraining force). Perubahan terjadi apabila kekuatan pendorong (untuk berubah) lebih besar dari kekuatan penghambat perubahan.

Faktor pendorong terjadinya perubahan meliputi: kebutuhan dasar manusia dan kebutuhan dasar interpersonal. Manusia memiliki kebutuhan dasar yang terbentuk dari hierarki kepentingannya. Kebutuhan manusia yang belum terpenuhi akan memotivasi perilaku sebagaimana bunyi pada teori kebutuhan Maslow (1954).

Selain kebutuhan dasar, manusia memiliki tiga kebutuhan dasar interpersonal yang harus juga terpenuhi. Tiga kebutuhan dasar interpersonal ini melandasi sebagian besar perilaku seseorang. Tiga kebutuhan interpersonal tersebut adalah kebutuhan untuk berkumpul bersama sama, kebutuhan untuk mengendalikan/ melakukan kontrol, dan kebutuhan untuk dikasihi. Kebutuhan tersebut didalam keperawatan diartikan sebagai upaya keperawatan untuk ikut berpartisipasi  aktif dalam pembangunan kesehatan dan perkembangan iptek.

Tahap – Tahap Perubahan

Kebutuhan untuk berubah ini harus dilaksanakan dengan tindakan nyata. Dalam teori Kurt Lewin ini maka dalam sebuah perubahan ada 3 tahap yang harus dilalui yaitu:

  1. Tahap Pencarian (Unfreezing)

Pada tahap awal ini (tahap pencarian), seseorang harus memiliki motivasi yang kuat untuk merubah dari keadaan semula dengan merubah terhadap keseimbangan yang ada. Di samping itu juga, seseorang yang mau melakukan perubahan perlu menyiapkan diri dan siap untuk merubah atau melakukan perubahan.

Baca juga  Teori Keperawatan Florence Nightingale

Motivasi yang kuat untuk beranjak dari keadaan semula dan berubahnya keseimbangan yang ada, merasa perlu untuk berubah dan berusaha untuk berubah,menyiapkan diri dan siap untuk berubah atau melakukan perubahan.

  1. Tahap Bergerak (Moving)

Pada tahap ini (tahap bergerak) seseorang sudah memulai suatu pergerakan ke arah sesuatu yang baru atau perkembangan terbaru. Proses perubahan tahap bergerak dapat terjadi apabila seseorang telah memiliki informasi yang cukup serta sikap dan kemampuan untuk berubah. Selain itu, seseorang harus memiliki kemampuan dalam memahami masalah serta mengetahui langkah-langkah dalam menyesuaikan masalah.

Bergerak maju kekeadaan yang baru atau tahap perkembangan baru karena memiliki cukup informasi serta sikap dan kemampuan untuk berubah, memahami masalah yang dihadapi, dan mengetahui langkah – langkah yang harus dilakukan. Setelah itu, seseorang harus melakukan langkah nyata untuk berubah dalam mencapai tingkat atau tahap baru.

  1. Tahap Pembekuan (Refreezing)

Pada tahap pembekuan yakni dimana seseorang yang mengadakan perubahan kelak mencapai tingkat atau tahapan yang baru dengan keseimbangan yang baru. Proses pencapaian yang baru perlu dipertahankan dan selalu terdapat upaya mendapatkan umpan balik, pembinaan tersebut dalam upaya mempertahankan perubahan yang telah dicapai.

Motivasi telah mencapai tingkat atau tahap baru atau mencapai keseimbangan baru, tingkat baru yang telah dicapai harus tetap dijaga agar tidak mengalami kemunduran atau bergerak mundur pada tingkat atau tahap perkembangan semula. Oleh karena itu harus selalu ada upaya untuk mendapatkan yang baik.

Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Konsep Berubah

Lewin juga mengidentifikasi beberapa hal dan alasan yang harus dilaksanakan oleh seorang manajer dalam merencanakan suatu perubahan, yaitu:

  1. Perubahan hanya boleh dilakukan untuk alasan yang baik
  2. Perubahan harus secara bertahap
  3. Semua perubahan harus direncanakan terlebih dahulu dan tidak dilakukan secara drastis atau mendadak
  4. Semua individu yang terkena perubahan harus dilibatkan dalam perencanaan perubahan
Baca juga  Teori Keperawatan Dorothy E. Johnson

Alasan perubahan menurut Kurt Lewin tersebut ada alasan yang dapat diterapkan pada setiap situasi, yaitu pada:

  1. Perubahan yang ditunjukan untuk menyelesaikan masalah
  2. Perubahan yang ditujukan untuk membuat prosedur kerja lebih efisien
  3. Perubahan yang ditujukan untuk mengurangi pekerjaan yang tidak penting

Sumber:

Kurniadi, Deby. 2018. Konsep Berubah Menurut Kurt Lewin (1951). Kudus: ePerawat.com

Nursalam. 2015. Manajemen Keperawatan 5th Edition. Surabaya: Penerbit Salemba Medika

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here