Pentingnya Pemberian Asi Eksklusif

0
143

ePerawat.com Kali ini kita akan membahas materi seputar ASI Eksklusif. ASI merupakan makanan pertama, utama dan yang terbaik bagi bayi baru lahir. Seperti apa pembahasan singkat tentang Asi Eksklusif? Mari kita simak bersama.

Pentingnya Pemberian Asi Eksklusif

Pengertian Asi Eksklusif

Menurut Prasetyono (2009), ASI eksklusif adalah bayi hanya diberi ASI selama 6 bulan tanpa tambahan makanan cairan lain, contohnya: susu formula, jeruk, madu, air teh, dan air putih, serta tanpa tambahan makanan padat, contohnya: pisang, bubur susu, biscuit, bubur nasi, dan nasi tim, kecuali vitamin, mineral, dan obat.

Menurut World Health Organization (WHO, 2011) Asi Eksklusif merupakan memberikan hanya ASI saja tanpa memberikan makanan dan minuman lain kepada bayi sejak lahir sampai berumur 6 bulan, kecuali obat dan vitamin. Namun bukan berarti setelah pemberian ASI eksklusif dihentikan, pemberian ASI juga dihentikan, akan tetapi ASI tetap diberikan kepada bayi sampai bayi berusia 2 tahun.

Manfaat pemberian Asi Eksklusif

  1. Meningkatkan Kecerdasan

Dalam ASI terdapat zat yang tidak ditemukan pada susu manapun. Zat inilah yang bertugas untuk meningkatkan kecerdasan anak. Kecerdasan itu melingkupi otak maupun mental bayi. Maka sangat penting diberikan ASI ekslusif selama enam bulan, dan maksimalkan pemberian ASI sampai usia dua tahun.

  1. Menambah Kekebalan tubuh bayi

ASI mengandung gizi lengkap yang dibutuhkan oleh bayi. Dengan pemberian tepat, bayi dengan ASI akan memiliki kekebalan tubuh lebih baik dibandingkan bayi tanpa ASI.

  1. Ekonomis dan terjamin mutunya

Selain ekonomis/murah, bayi yang diberikan asi selama tiga bulan atau lebih akan memiliki tulang leher dan tulang belakang lebih kuat dari pada yang diberikan kurang dari tiga bulan atau tidak sama sekali. Nutrisi asi dan usaha/kerja keras bayi untuk mendapatkan asi akan membantu bayi memiliki berat badan yang ideal.

  1. Mencegah infeksi usus
Baca juga  Sejarah dan Perkembangan Keperawatan di Indonesia (Sebelum Kemerdekaan)

Sistem pencernaan bayi sejatinya masih sangat rentan, sehingga hanya ASI-lah yang paling aman diberikan sebagai sumber makanan. Fungsinya sebagai penambah sistem imun, menjadikan usus bayi ASI akan aman dari infeksi.

Regulasi tentang Asi Eksklusif

Karena pentingnya kebutuhan ASI Eksklusif, pemerintah pun tidak tinggal diam, dalam hal ini mereka membuat suatu peraturan perundang-undangan, salah satunya pada UU No 36 Tahun 2009 Pasal 128 yang berbunyi:

  1. Setiap bayi berhak mendapatkan air susu ibu eksklusif sejak dilahirkan selama 6 bulan, kecuali atas indikasi medis (dikutip dari UU No 36 Tahun 2009 Pasal 128 Ayat 1).
  2. Selama pemberian ASI, pihak keluarga, pemerintah, pemerintah daerah dan, masyarakat harus mendukung ibu bayi secara penuh dengan penyediaan waktu dan fasilitas khusus (dikutip dari UU No 36 Tahun 2009 Pasal 128 Ayat 2).
  3. Penyediaan fasilitas khusus sebagaimana dimaksud pada ayat 2 diadakan di tempat kerja dan tempat sarana umum (dikutip dari UU No 36 Tahun 2009 Pasal 128 Ayat 3).

Bagaimana jika peraturan tersebut dilanggar?

Setiap orang yang menghalangi ibu yang memberikan ASI eksklusif untuk anaknya dapat dikenai sanksi berdasarkan UU No 36 Tahun 2009 Pasal 200.

Dikutip dari UU No 36 Tahun 2009 Pasal 200, Setiap orang yang dengan sengaja menghalangi program pemberian air susu ibu eksklusif sebagaimana dimaksud dalam pasal 128 ayat (2) dipidana paling lama 1 tahun dan denda paling banyak seratus juta rupiah.

Faktor yang Mempengaruhi Pemberian Asi Eksklusif

Adapun faktor-faktor yang dapat mempengaruhi pemberian Asi Eksklusif:

Faktor Internal

  • Rendahnya pengetahuan Ibu tentang Asi Eksklusif
  • Laktasi yang tertunda
  • Bayi kesusahan menyusui karena bentuk putting yang tidak biasa
  • Kurangnya produksi asi dalam hal ini dipengaruhi oleh hormone prolactin, konsumsi obat-obatan/alcohol
  • Kondisi fisik & psikologis ibu
Baca juga  Karakteristik Feses Secara Umum

Faktor Eksternal

  • Kurangnya dukungan dari pihak keluarga, pemerintah, dan masyarakat
  • Keterbatasan waktu akibat pekerjaan
  • Kurangnya fasilitas untuk mendukung pemberian asi eksklusif
  • Budaya dan kebiasaan yang tidak mendukung

Seperti itulah pembahasan seputar materi Asi Eksklusif. Nantikan artikel selanjutnya hanya di ePerawat.com

Sumber :

Kurniadi, Deby. 2019. Pentingnya Pemberian Asi Eksklusif. Kudus: ePerawat.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here