Teori Keperawatan Callista Roy

0
278

ePerawat.com Kali ini kita akan membahas tentang Teori Keperawatan dari Callista Roy. Teori keperawatan Callista Roy dikenal dengan sebutan RAM (Roy Adaptation Model). Kami juga akan menampilkan sejarah singkat Callista Roy dan teorinya.

Teori Keperawatan Callista Roy

Biografi Singkat

Sister Callista Roy merupakan seorang penteori asal Los Angeles, California. Ia lahir pada tanggal 14 Oktober 1939. Selain dikenal sebagai perawat, Callista Roy adalah seorang tokoh yang dikenal sebagai pencetus Adaptation Model of Nursing/Roy Adaptation Model.

Pendidikan

Pada tahun 1963, Callista Roy berhasil menyelesaikan pendidikan di Mount Saint Mary’s Collage. Di tempat tersebut ia meraih gelar sarjana keperawatan. Tahun 1966 ia memperoleh gelar master di Universitas California, Los Angeles. Tahun 1973, Callista Roy kembali mengambil pendidikan master tetapi di bidang lain yaitu bidang sosiologi. Callista Roy berhasil meraih gelar doctoral bidang sosiologi di Universitas California pada tahun 1977.

Sejarah Terciptanya Teori

Dalam sebuah acara seminar saat Callista Roy menjalani program masternya, ia ditantang oleh Dorothy E. Johnson untuk mengembangkan model konseptual keperawatan. Inilah awal mula Sister Callista Roy termotivasi mengembangkan teori seputar keperawatan.

Ketika bekerja sebagai perawat di bagian pedriatrik, Callista Roy terkesan dengan kemampuan adaptasi anak-anak sebagai suatu kerangka kerja konseptual keperawatan. Kemudian, ia mengembangkan konsep dasar model ini pada saat ia masih menjadi mahasiswa pascasarjana di Universitas California, Los Angeles (sekitar tahun 1964-1966). Model Adaptasi Roy pertama kali diterbitkan tahun 1970 dalam bentuk artikel di jurnal Nursing Outlook. Judul artikel teori tersebut adalah “Adaptation: A Conceptual Framework for Nursing”.

Konsep Teori Sister Callista Roy

Teori keperawatan “Roy Adaptation Model” yaitu model yang menguraikan bagaimana individu mampu meningkatkan kesehatannya dengan cara mempertahakan perilaku yang adaptif dan mampu merubah perilaku yang mal adaptif atau memandang klien sebagai suatu  sistem adaptasi secra keseluruhan. Nilai-nilai dari model adaptasi yang dikemukakan Calista Roy meliputi:

  1. Manusia sebagai mahluk biologi, psikologi dan sosial yang selalu berinteraksi dengan lingkungnya.
  2. Untuk mencapai suatu hemeostatis atau terintegrasi, seseorang harus beradaptasi sesuai perubahan yang terjadi.
  3. Dalam proses penyesuain diri individu harus meningkatkan energi agar mampu melaksanakan tujuan untuk kelangsungan kehidupan, perkembangan, reproduksi dan keunggulan sehingga proses ini memiliki tujuan untuk meningkatkan respon adaptif.
  4. Sistem adaptasi memiliki empat model adaptasi di antaranya: Fungsi Fisiologis, Konsep Diri, Fungsi Peran dan Independent
  5. Terdapat 3 tingkatan adaptasi pada manusia yang dikemukakan oleh roy, diantaranya: Focal Stimulasi, Kontekstual Stimulus dan Residual Stimulus.
Baca juga  Teori Keperawatan Florence Nightingale

Tiga Tingkatan Roy Adaptation Model

  • Focal Stimulas

Focal Stimulasi yaitu stimulus yang langsung beradaptasi dengan sesorang yang muncul secara tiba-tiba dan akan mempunyai pengaruh kuat terhadap seorang individu

  • Kontekstul Stimulus

Kontekstual Stimulus yaitu semua stimulus lain yang dialami seseorang baik internal maupun eksternal yang mempengaruhi situasi dan dapat diobservasi, diukur dan secara subyektif dilaporkan. Rangsangan ini muncul secara bersamaan, dapat menimbulkan respon negatif pada stimulus fokal seperti anemia, isolasi sosial.

  • Residual Stimulus

Residual Stimulus yaitu ciri-ciri tambahan yang ada dan relevan dengan situasi yang ada tetapi sukar untuk diobservasi meliputi kepercayan, sikap, sifat individu berkembang sesuai pengalaman yang lalu, hal ini memberi proses belajar untuk toleransi. Contohnya: pengalaman nyeri pada pinggang ada yang toleransi tetapi ada yang tidak.

Paradigma Keperawatan Menurut Callista Roy

Dalam teori keperawatan RAM juga mendefinisikan mengenai paradigma keperawatan yang terdiri dari: Manusia, Lingkungan,  Kesehatan dan Keperawatan.

Manusia

Manusia sebagai makhluk yang holistic dan mempunyai sistem adaptasi. Manusia sebagai individu adalah bagian dari keluarga dan kelompok masyarakat yang hidup dalam sistem tersebut yang biasa disebut dengan makhluk biopsikososial.

Lingkungan

Lingkungan merupakan suatu hal yang memberikan pengaruh terhadap proses adaptasi. Lingkungan adalah sumber stimulus yang terus-menerus menuntut manusia untuk melakukan adaptasi.

Kesehatan

Kesehatan bukan hanya suatu kondisi yang terbebas dari penyakit, kesedihan, stress dan kematian. Tetapi sebagai suatu usaha atau kemampuan mengatasi permasalahan yang dapat menimbulkan penyakit, kesedihan, stress dan kematian.

Keperawatan

Keperawatan merupakan sebuah profesi kesehatan yang memberikan pelayanan asuhan kesehatan kepada individu, keluarga dan kelompok masyarakat. Callista Roy juga membagi keperawatan menjadi dua yaitu: sebagai ilmu dan praktik.

Baca juga  Konsep Berubah Menurut Kurt Lewin (1951)

Seperti itulah teori dari seorang tokoh asal California yang bernama Sister Callista Roy yang mencetuskan teori Roy Adaptation Model. Nantikan artikel seputar keperawatan dan kesehatan lainnya hanya di ePerawat.com.

Sumber:

Kurniadi, Deby. 2019. Teori Keperawatan Callista Roy. Kudus: ePerawat.com